Apa itu Momen Inersia - Dinamika Rotasi

Di kelas X kalian telah belajar tentang hukum Newton. Di sana kalian telah belajar bagaimana kemalasan (inersia) sebuah benda terkait dengan massa. Ketika benda memiliki massa yang besar, benda tersebut akan lebih sulit (lebih malas) untuk diubah kondisinya di bandingkan benda bermassa kecil. Inersia atau kemalasan, bisa diartikan sebagai kondisi benda yang diam malas atau sulit untuk bergerak, dan benda yang bergerak akan sulit atau malas untuk diam (dihentikan).


Jika di gerak translasi, nilai kemalasan benda hanya terkait oleh massa benda. Maka untuk benda yang bergerak rotasi, nilai kemalasan (inersia) benda dipengaruhi juga oleh jarak benda tersebut ke engselnya. Nilai kemalasan benda pada gerak rotasi disebut sebagai momen Inersia. Untuk memahami nilai kemalasan berbagai benda yang ada di kehidupan sehari-hari, kita bisa menganggap benda sebagai sesuatu yang tersusun atas kumpulan massa benda partikel. Perhatikan gambar pintu di bawah ini :

Partikel partikel massa pada Pintu

Pintu bisa di lihat sebagai kumpulan massa massa kayu yang lebih kecil. Jika pintu dibagi menjadi 100 atau jutaan kayu yang lebih kecil. Tentu saja nilai momen inersia atau kemalasan kayu adalah jumlah dari seluruh nilai inersia bagian bagian kecil itu. Berapakah nilai momen inersia untuk tiap tiap partikel pintu tersebut? Nah, Oleh sebab itulah, sebelum kita memahami momen inersia (kemalasan pada gerak berotasi) berbagai benda, terlebih dahulu kita harus memahami momen inersia untuk benda partikel (beberapa partikel atau kotak di pintu).

Momen Inersia benda Partikel
Momen inersia (kelembaman) suatu benda adalah ukuran kelembaman atau kemalasan suatu benda untuk berputar terhadap porosnya (kemalasan untuk berotasi). Apabila sistem yang berotasi adalah sebuah partikel yang bermassa m  dan berada pada jarak  r  dari sumbu rotasi, maka momen inersia partikel tersebut merupakan hasil kali massa partikel  dengan kuadrat jaraknya dari sumbu rotasi. Secara matematis  dirumuskan :

Jika tidak hanya ada satu partikel, melain ada sejumlah partikel yang melakukan gerak rotasi, maka momen inersia total merupakan jumlah momen inersia setiap partikel. Artinya, jika terdapat 10 partikel yang berotasi, maka Nilai momen inersia total adalah  I satu + I dua dan seterusnya hingga I sepuluh. Jika ada 100 partikel, maka momen inersia total adalah I satu + I dua hingga I seratus.


Untuk lebih memahami cara menentukan momen i nersia benda partikel, silahkan kalian baca contoh soal di halaman : Contoh soal Momen Inersia Benda Partikel, sementara untuk momen inersia benda secara umum, bisa kalian  baca pada halaman : Momen Inersia Benda Umum.

Kode Artikel : K131101004
Di tulis Oleh Les Online Fisika


Related Posts: